2015 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 13.000 kali di 2015. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 5 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Iklan

Liburan sekolah kesempatan untuk berwisata (Mari kita ke Air Garam)

Kamis, 19 Februari 2015

Setelah sibuk dengan KBM dan segala kegiatan di sekolah. Sebagai seorang guru tentu waktu libur salah satu hal yang di nanti.

Kali ini saya bersama teman-teman sepakat untuk menghabiskan waktu lebih menikmati wisata alam Papua (Jayawijaya), tujuan kami kali ini yaitu air terjun yang terletak di Desa Air Garam.

Menurut teman yang ditempatkan mengabdi di daerah ini, air terjun ini adalah air tenjun yang tinggi dan tidak akan menyesal jika mengunjunginya. Meskipun teman juga mengatakan bahwa butuh waktu dan tenaga ekstra untuk menuju lokasi namun kami tetap akan melakukan perjalanan ini.

Pagi-pagi sekali kami bersiap-siap di Sekretariat SM3T (Kota Wamena). Sekitar 30 orang jumlah kami, berjalan keluar gang. Alhamdulillah masih sekitar lingkungan Sekretariat, sebuah mobil truk berhenti dan beredia memberikan kami tumpangan hingga ke pasar Woma. Jangan heran teman, menumpang truk atau kendaraan yang lewat sering kami lakukan, selain untuk menghemat biaya, kata teman-teman “inilah sensasinya. Melakukan yang jarang kalian lakukan.”

“Belummm…. Bang.” Teriak kami serempak. Mobil berhenti kembali.

“Cepat.. Cepat… Cepat Wi!” Teriak kami memanggil teman-teman yang rupanya baru keluar gang. Mereka berlari cepat. Dengan dibantu teman-teman mereka berhasil naik kekedaraan.

Sorak-sorakan, dan kamera yang terarah ke sana-sini dan diikutin ocehan tentang agenda yang akan kami lakukan ini merupakan gambaran awal perjalanan kami.

Oia, perjalanan ini bukan cuma kami SM3T LPTK UNMUL loh, ada beberapa teman dari LPTK UR juga. Okey guys. Lebih rame lebih seru. 🙂

IMG_0038DSC_0503

go sogokmo

100_2124

1IMG_2746

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

IMG_0405

IMG_2821

kelapa hutan - papua

100_2183

go to air garam

menuju air terjun1

DSC_0546

IMG_0422

IMG_0088

Air Garam Jayawijaya

 

SAM_0897

SAM_0923

SAM_0930

SAM_0858

DSC_0860

Air garam

 

SAM_0962

pulang dari air terjun

SAM_1010

 

 

SAM_1018

SAM_1024


Hei, kita sudah sampai di pasar Woma. Sementara kordinator dan beberapa teman mengurus mobil yang akan kita gunakan. Kami menunggu di perempatan. Haha, sabar-sabar. Sambil menunggu jangan sampe lengah ya, karena di setiap bagian pegunungan tengah ini adalah rawan(?), maksudnya? Iya kriminal tinggi, jadi jaga tas kalian dan jangan embarangan menggenggam ponsel, apa lagi ini di daerah ramai.


Okey, teman. Dua mobil telah siap menghantar kita ke tempat tujuan. Melewati jembatan Woma yang membuat hati was-was (jembatan kayu yang rusak, jembatan baru masih dalam proses pengerjaan di samping jembatan lama).

Mobil kami berhenti di Megapura untuk mengambil makanan yang telah dimasak oleh teman kami (Arvan dan Darwin, sehari sebelumnya telah menyetujui dan meminta dana dari uang kas. Hehe)

Perjalanan dilanjutkan~~~

Ow, jalanan aspalnya kok gini (Longsor), terus ini runtuhan di Maima kok semakin parah. Lebih bikin menghela napas lagi, ternyata mobil kami tak bisa sampai ke Sogokmo (Desa yang menguhungkan dengan Air Garam). Mobil kami tak bisa melewati jembatan yang mulai miring dan dibawahnya terdapat sungai berbatu dengan arus yang deras.

Baiklah. Jalan kaki bukan masalah.

Stop–

Mari kita bagi-bagi makanan sebelum berjalan mendaki menuju Air Garam.


Tak menunggu lama, kami berjalan melewati jalan berbatu yang menanjak. Jika kamu tipe orang menyukai tantangan ini salah satunya. Hahaha,

Kami berjalan hingga hitungan jam. Jangan berharap bahwa kamu akan mampu menempuhnya tanpa istirahat. Kami yang memulai star bersamaan saja, setelah beberapa menit mulai terbentuk kelompok-kelompok sesuai dengan kemampuan. Heheh

—BTW, salut deh sama teman yang mengajarnya di SD Air Garam tapi tinggalnya di Sogokmo.


Tidak hanya melewati jalan berbatu yang menanjak. Kami juga melewati rumah-rumah Honai warga. Melewati hutan, dan meelususri sungai berbatu dengan arus yang deras.


Tadaaa… sampailah kita di air terjun yang di maksud. Sebelum bermain air atau sibuk foto-foto. Kami makan bersama dulu, maklum perut sudah keroncongan dan matahari semakin meninggi, sudah sewajarnya kan.

Satu hal lagi yang kalian harus ketahui. di sini matahari tidak terlalu berpengaruh. Suara air yang jatuh dari ketinggian. Dinding – dinding bebatuan yang berlumut meneteskan air. Pohon-pohon besar di sekitar. Semua itu membuat suasa di sini sejuk—lebih kedingin menurutku.

 

 

 

Alur Pendaftaran SM3T

Menurut pengalaman saya sebagai peserta SM3T dan kini di tempatkan di Papua, tepatnya di Kab Jayawijaya. Berikut ini proses mengikuti program SM3T, mulai dari pendaftaran hingga pemberangkatan:

Pendaftaran Online

Tahap awal yang harus dilakukan peserta yaitu mendaftar secara online. Dalam pendaftaran inilah akan diseleksi administrasi. Saat mendaftar yang paling dibutuhkan peserta adalah mengupload foto scenan transkip bagi yang telah dinyatakan lulus namun belum mendapat ijasah. Ijasah S1 bagi yang telah wisuda. Serta mengisi data-data yang diminta. Oia, pastikan IPK anda mencapai. Syaratnya IPK minimal 3,00. Dan ingat juga bahwa yang boleh mendaftar adalah 3 tahun lulusan terakhir. Misalnya pendaftaran 2015, bebarti yang boleh mendaftar adalah sarjana lulusan tahun 2013, 2014, 2015.

Pengumuman Admisitrasi

Biasanya pengumuman administrasi akan diumumkan beberapa hari setelah tanggal penutupan. Jika anda lulus dalam tahap ini maka akan berhak mengikuti Tas Online di LPTK penyelanggaran tempat anda mendaftar.

Oia, biasanya peserta yang lulus adalah yang /31 desember tahun pendaftaran, umur tidak mencapai 27 tahun.

Tes Online

Waktu tes online, dilaksanakan sesuai jadwal yang telah diberitahukan saat pengumuman lolos administrasi. Tesnya menggunakan komputer dengan ujian tes Akademik dan tes sesuai dengan prodi masing-masing. Tes ini langsung berpusat di dikti. Tes dilaksanakan di LPTK penyelenggara yang tersebar di Indonesia, namun tetap langsung dikendalikan dipusat.

Jika tahap ini anda lulus, kurasa anda patut merasa legah, karena menurut saya tahap inilah yang tersulit, nilai kita ditentukan oleh komputer.

Sedikit curhat, waktu saya tes. Tiba-tiba jaringan bermasalah dan harus menunggu hingga berjam-jam, yang membuat semakin was-was. Waktu kami terus berjalan, bersyukur kami mendapat tambahan waktu, meskipun hanya sebentar (tidak sesuai dengan waktu yang semula tersisa).

Pengumuman tes ini juga diumumkan langsung  alamat pendaftaranmu, sama seperti pengumuman seleksi adminitrasi.

Tes Wawancara

Tes wawancara ini tahap yang menurut saya tidak terlalu sulit, cukup sediakan mental dan jawaban jelas tanpa keraguan untuk mengabdi sebagai peserta SM3T.

 Pra Kondisi

Pra kondisi dijalani selama 13 hari. Inilah dibutuhkan menjaga kesehatan, karena selama 13 hari ini kita akan mempersiapkan diri untuk menhadapi keadaaan apapun nanti di daerah tugas. Persiapan fisik, mental, persiapan pengetahuan, dan persiapan diri secara keseluruhan.

Pemberangkatan

Tahap ini akan membuatmu merasakan berbagai perasaan. Contohnya, cemas dan penasaran. Tak jarang air mata menetes. Kenapa saya bilang begitu?

Bagi anda yang merasa bahagia akan mengabdi untuk negara tentu akan perasaan bangga itu ada. Lalu, bagaiman jika menatap keluarga yang melepas kita dengan wajah hawatir mereka merelakan kita pergi. Tentu perasaan kita akan campur aduk. Belum lagi jika pemikiran tentang keadaan daerah penempatan yang katanya ektrim atau apalah. Padahal belum tentu loh.

Daerah penempatan kita akan kita ketahui setelah prakondisi atau pada saat pra kondisi. Nah, biasanya pasti kalian akan mencari tau kan tentang daerah tersebut. Hal itu wajah sih, saya juga dulu begitu kok.

Saran saya, jika berita yang kamu peroleh tentang daerah penempatanmu beginilah begitulah, jangan langsung negative thinking deh. Belum tentu kok. Jangan nyerah ya, apalagi berusaha melakukan sesuatu agar dipindahkan tempat.

Pokoknya, jangan takut. . . Memang kata orang di dunia ini gak segampang yang kamu harapkan. So, ingat juga! Gak semua hal yang kamu jalanin sesulit yang kamu bayangkan. 🙂


Untuk kalian yang ingin mendaftar. Saat ini saya katakan pada anda. JANGAN RAGU. Kita tidak akan tau sesuatu itu baik atau benar jika kita belum menjalaninya.

Bagaimana kita bisa tau kita bermanfaat jika kita belum bertindak. Bagaimana kita tau apa rencana Tuhan. Bisa jadi rasa ragu kita tak beralasan. Dan apa yang kita ragu-ragukan, setelah kita jalani justru memberikan banyak pelajaran dan hikmah kehidupan yang membuat kita bahagia.

Semangatlah. . .

Salam— Maju Bersama Mencerdaskan Bangsa.

sm3t seleksi 2

Pengumuman telah LOLOS TES ONLINE dan berhak mengikuti tahap WAWANCARA

 

sm3t tes wawancara

Pengumuman telah LOLOS WAWANCARA dan berhak mengikutib PRA KONDISI


“Tujuan mereka dikirim adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah 3T. Mereka ditempatkan di sejumlah daerah terpencil di wilayah Papua, Nusa Tenggara Timur, Aceh, dan provinsi lainnya selama satu tahun.: Kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibu Hamad ( Jumat, 08/08/2014 – 11:50).

sm3t program studi

 

SM3T JadwalSilahkan buka link ini untuk lebih jelasnya :

http://seleksi.dikti.go.id/sm3t/?tf=kPIBl7KJNh/b17qvUMD3XAXty6hoZWSlmn4NbKZl62Q=

Ingin baca daftar program studi dan syarat ketentuannya link berikutnya :

http://seleksi.dikti.go.id/sm3t/?tf=xMbrV93VvDsUGrZsETZq9LB2UvcIjihfIS3gSFwpaTg=&i=zQ7L@7kdnjj7Jmmfh3UH83/LwM1qqWBYu0phWxazdRE=


 

 

 

Kak Rika

with Kak RikaGadis yang terpaut beberapa tahun lebih tua dariku ini adalah gadis yang sabar. Aku mengenalnya karena kami sama-sama menjadi guru SM3T angkatan IV yang ditempatkan di kabupaten Jayawijaya. Nama lengkapnya ‘Rika Destiasi’.

Penempatan distrik untuk mengabdi yang sangat jauh dan berbeda arah tak menjadi penghalang untuk kami teman-teman SM3T Jayawijaya untuk saling mengenal dan mengakrabkan diri. Kak Rika mendapat penempatan di distrik Pyramid sedangkan saya di SD Isaima (melewati distrik Kurulu).

Kak Rika memang lahir di Riau, Desember 1989. Tapi, Kak Rika bukan suku asli Riau loh, kak Rika  berasal dari keluarga yang bersuku Jawa.

Kak Rika lulusan S1 Pendidikan Sejarah yang lulus pada tahun 2012. Kak Rika bagi saya adalah sosok yang dewasa dan bijak.

Selama pengabdian di Jayawijaya, kebersamaanku dengan Kak Rika lebih banyak saat kami sama-sama turun ke kota Wamena dan menginap di Sekretariat (kami peroleh dari pemerintah dari bulan Desember 2014).

Di Sekretariat. Kak Rika yang tergolong tidak menempati kamar tetap sepertiku, namun relatif sering bersama kami (Saya, Tami, Aini, Wulan, Rina, dan Muti) di kamar terakhir di rumah bersama kami (Sekretariat). Rumah ini terdiri dari 8 kamar, tapi bayangkan saja jika kami 66 guru SM3T datang bersamaan. Tentu saja kita harus saling berbagi, meskipun tidak ada peraturan yang melarang untuk pindah-pindah kamar sih. So, rasa nyaman satu sama lain itu dibutuhkan kan? 🙂

Kamar kami, kamar favorite loh. Multifungsi lagi. Bahkan kami sering tidur ber 8 atau ber 10. Kamar kami juga bisa dibilang musholah (tempat yang dituju untuk sholat selama di sekretariat).

Oia, kak Rika menjadi teman akrab seiring meningkatnya frekuensi kebersamaan kami. Sering bertukar cerita dan meminta saran dalam berbagai hal. Termaksud membicarakan masalah di sekolah penempatan dan juga kegiatan belajar mengajar.

Kak Rika. Sosok kak yang pengertian, rajin, dan perhatian. Senang bisa menganlnya. Berharap keakraban ini tidak hanya terjalani di sini dan saat ini saja. Amiiin.

“Terima kasih kak Rika.”

Tentangku Kata Mereka

nurmiati#About Me

Saya memang mungil, dan tingkah kadang kala seperti anak SMA. Tapi jangan salah saya bisa berpikir positif dan dewasa yang berlebihan sampai orang ennek denger saya sok bijak. Haha,

Herannya saya, secerewetnya saya saat ingin, mereka malah gak ada bosannya bikin saya buka mulut dan mengeluarkan celetukan pedas. Hehe,

Inilah saya. Terima tak terima, saya memang begini. Sulit dipahami kata sebagian orang yang telah mencoba. Aku menyukai kesunyian namun saat kambu cerianya bisa jadi pelawak dadakan.

Katanya, aku teman menyenangkan. Nyatanya saya masih merasa tidak percaya diri.

Katanya, aku rajin dan sabar. Tapi nyatanya aku sangat tak mau diganggu ketika malas menyerang dan level tertinggi marah saya adalah menangis disertai diam. Haha

Katanya, saya gak bisa diam, hiperaktif. Terlebih kalau kesel, pengennya ngerjain apa aja. “Ini sekalian cucianku.” Tak jarang teman menanggapi begitu saat saya melakukan pembersihan segala hal.

Katanya, saya gadis tangguh dll. Hahah, saya hanya tertawa lalu senyum pada mereka yang berkata.

Mau bilang apa juga saya senang. Positif/negatif itu hak anda, semua sebagai bahan intropeksi diri. Yang saya tau ini hidup saya, apapun saya yang mengambil keputusan mengambil jalan mana akan dilalui. Anda tak sepenuhnya tau proses kehidupan saya. smile emotikon

Mau berkata apa juga. Anda hanya penilai. Yang tau pasti Tuhan dan saya yang menjalani. Mungkin saya bukan orang baik, tapi saya berusaha untuk terus memperbaiki diri. Jadi jika kau menemukan aku memilih jalan yang tidak sesuai tolang saya, ingatkan dan nasehati saya dengan cara yang sederhana namun dapat saya terima.

Terima kasih   😀

NB : Haiii, kalian yang jauh di sana sini. Apa kabar? Saya kangen   ❤