Sssstt Diam


388792_298354853526058_118389968189215_1129591_1690958238_n

Jika cinta datang menghampiri. Jangan mematung lalu membiarkanya pergi. Sambut dia dengan senyum, rangkul dengan lembut, dan bukakan pintu untuk menjadi penghuni ruang kecil bernama hati.
Jika cinta pergi berbagi, jangan sedih. Masih ada cinta lain yang menanti.
-Nurmi-

===

Kata-kata ‘Darwis Tere Liye’ membuatku mengangguk mengiyakan.  Sebuah ungkapan tentang cinta sejati yang dimengerti ketika kita menunggu dan bersabar. Ketika kita diam tak mengumbar. Cinta sejati tidak datang dalam gegap gempita umbaran perasaan. Biar Allah  yang menentukan yang terbaik.

===

“Ssttt… Diamlah sebentar.
Cinta sejati hanya bisa didengar justeru dalam senyap.
Bukan gegap gempita kalimat, yang mengaburkan makna.
Dan kita tertipu oleh tampilannya.
Ssttt… Ayo duduk sejenak.
Cinta sejati hanya bisa dikenali saat sepi.
Diperhatikan dengan seksama, dalam kesadaran diri paripurna.
Bukan berisik teriak-teriak ‘Aku cinta kamu’.
Hanya untuk esok lusa kita meratap kencang-kencang sebaliknya.

Ssttt…. Bisakah kita diam dulu?
Agar cinta sejati menunjukkan siapa diri sebenarnya.
Apakah yang ini, atau yang itu, atau mungkin yang lain lagi.
Dan kita harus menunggu dan bersabar.”

_ (Tere Liye)_

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s