Senyum


“Ade,” Suara itu menarikku untuk menolek menatap sumbernya. Memaksakan senyum terukir dipersembahkan kepadanya.

“Yang semangat.” Ucapnya lagi tersenyum dengan manis.

“Iya kak.” patuhku tak bersemangat.

“Tidak tulus.” Begitu mengertikah dia akan diriku. Aku sudah berusaha menutupi segala lelah dan beban ini namun ia masih tau persis apa yang terjadi. Atau memang aku yang tak pandai lagi memanipulasi keadaan.

Aku tak menjawab lagi. Hanya senyum yang kuberi. Mungkin terbaca belum tulus tapi senyum itu ungkapan senang akan perhatiannya. Aku melangkah menjauh. Ada beberapa pasang mata yang memperhatikanku. Dia juga. Aku tau itu.

.
Aku duduk di bangku belakang. Tidak fokus dengan apa yang dilakukan yang lain. Aku diam memikirkan sesuatu, sekali menoleh ke kanan-kiri. Aku tersenyum kecil saat mataku menangkap sosok di sudut ruangan lurus denganku. Cepat ku palingkan wajah ke arah panggung saat dia memergokiku. Menarik bagi peserta lain tapi tidak bagiku. Aku tak mengerti apa yang mereka bicarakan. Aku tak mendengarkan dari awal hingga aku tak paham apa-apa.

Aku mencari ponselku yang bergetar. Sulit menemukannya di bagian terdalam tas.

‘Tersemyumlah. Maka ade akan lebih mudah melaluinya. ‘

pdipp

‘De. Tak perlu bahagia baru bisa tersenyum. Tapi tersenyumlah agar ade merasa bahagia.’

Aku tak membalas pesan-pesan itu, aku menoleh. Dia masih asik menekan tombol-tombol ponselnya.

‘Amanah itu anugrah yang disyukuri dan ikhlas menjalaninya. Sabar itu buahnya manis loh de.’

Aku menggigit bibirku. Beristighfar dalam hati. Aku lupa akan hal itu dan membiarkan setan memanfaatkan rasa lelahku untuk menghasut.

Aku kembali menoleh. Dia sedang memperhatikanku. Saat dia tersenyum, cepat aku tertunduk. Detik kemudian keluar ruangan mencari kesibukkan lain yang berhubungan dengan kegiatan itu.

‘Nanti jangan sampe cemberut lagi. Gak baik dilihat orang. Okey?’

Aku tetap tak membalas. ‘Okey. Thanks.’ bisikku pada diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s