Archive | 24 Januari 2014

With Ade Ayu

Pindahkan kesini catatan dari FB. Hehe FBnya mau di hapus. Buat kenang-kenangan save di sini 🙂

===

1u1

Foto Awal 2013

Diary…

PERASAAN itu  bisa berubah secepat kilat, juga bisa menjadi NANO_NANO seperti semalam dan hari ini. Sesungguh aku bingung bagaimana berceritanya denganmu. Tapi baik-lah akan kuceritakan, semoga kau tak bosan dengan ceritaku. Untuk ade Ayu.  Thanks  dah ngasih pengalaman yang lucu. Ehm “Luar Biasa” kata yang lebih tepat sepertinya.

Diary…. ini perasaan semalam~

Semalam kau “Bersedih”. Aku tau sepantasnya merasakan itu karena aku juga pernah merasakanya.  Siapa yang tak ingin bersama dengan keluarga. Apalagi saat salah satu di antara mereka sedang berulang tahun. Tentu tak puas jika hanya mengucapkan dengan kata dan terhalang jarak. Tapi percayalah meski kau tak bersamanya dia yakin kau menyayanginya. Serta harus terus percaya doa tulus itu lebih bermakna.

Hai, ade manis. Jangan bersedih ! Nanti aku akan ikutan galau. Itu yang harusnya aku katakan agar melihat wajah ceria yang kulihat siang dan malam. Tapi sayang aku hanya terdiam dan membiarkan kau menenangkan diri.

Aku pergi meninggalkan kamar itu, ehm maksudnya kos kita. Aku bingung harus kemana untuk mencari sesuatu yang special untuk dirimu. Eh, untuk “Kalian”. Ya, sepantasnya memang aku memberikan sesuatu yang special untukmu dan qoqo (Sahabat depan kamar). Aku melirik “Rumah Kue” begitu tertulis di plang. Aku perpikir untuk memelikan, tapi karena terlalu lama mengantri aku memiliki alternatif lain. Aku menuju sebuah toko yang lumayan JAUH. Aku membeli sebuah hadiah berwarna merah. Sebenarnya aku ingin membeli empat (Ayu, Qoqo, Icha, dan aku) karena tahun depan sepertinya kita sudah tak bisa melewati hari – hari bersama. Tapi sayang aku hanya mampu membeli dua. Tadi belum sembat gesek atm, aku sedang buruh – buruh.

Kecepatan 70km/jam di tengah kota. Membuatku hampir melupakan amanah. “Mba, tolong belikan……..” Pesan singkat Ayu. Memasuki 3 toko, ketemu juga. Belum sampai di kos. Perutku bernyanyi meminta jatah. Putar haluan. Beli makanan, mereka pasti belum makan pikirku. Ehm, lagi-lagi belum sampai kos harus memutar balik. Helemku tertinggal.

Sampai kos, KECEWA tingkat dewa. Aku sudah membeli dua kue dan makanan untuk dihabiskan bersama, membeli dua hadia untuk qoqo yang ulang tahun 12 Oktober dan Ayu beberapa hari lalu. Ayu sih langsung memeluk hadiahnya (warna kesukaannya). Tapi qoqo tidak ada. Lagi – lagi makanan itu tidak habis karena aku dan ayu jadi kehilangan selera makan. Kue dan boneka ku simpan di depan kamar Qoqo. Aku semalam bermain game menghilangkan rasa kesal. lagipula aku juga bosan belajar (tidak patut dicontoh)  . Tidak bertemu Icha sama sekali juga Huh….

 

Diary… perasaan hari ini~

“Mba, nurmi!” Suara imut menyebut namaku, terkesan manja tapi bersemangat itu selalu aku dengar setiap hari jika si anak maba pulang dari kampus.

“Ehm,” Cuma itu tanggapku.

“Mba, mau ikut! Ambil paket di terminal.” Ajaknya

“Boleh!” Jawabku karena sudah bosan bermain dengan kertas dan CD yang berserakan.

Kami meluncur. Tiba – tiba kepikiran es kelapa muda. Mampir sejenak menyegarkan tenggorokan. Eh, ada taman untuk numpang narsis. Sesampai terminal antar kota yang dicari sudah tak ada.

“Maaf, Mba. Saya sudah di Samarinda seberang!”

 

Kami menyusul melewati jembatan MAHAKAM yang super macet karena sudah jam4. Belok sana-sini, justru malah sampai ke terminal antar Provinsi. Dengan muka tembok bertanya pada petugas.

“Bus Cahaya Bumi, di depanya ada tulisan Cinta Allah, No KT….” cerewet kami bertanya. Semua tak tau. Rupanya Ayu salah, harusnya “Cahaya Bone”. Ucpakan “Thanks” dengan muka MALU.

Perjuangan itu berhasil setelah mencari kesana-sini, tanya sana-sini, dan mengerjar bus tapi SALAH. Pulang dengan senyuman.

Kebiasaanku saat digonjeng toleh kanan kiri. “Ih, senyumnya manis!” Celetukku saat melihat seseorang yang tersenyum dibalik helemnya. Karena penasaran dengan wajahnya, kami pelan – pelan.

“Pelan banget dia mba!” Gerutu ayu. Sampi lampu merah malah jadi ekornya nyelip-nyelip di antara mobil. Tapi tetep saja tak tau bagaimana rupanya. Aku malah berkomentar helm teman yang menggoncengnya. Hehhehehe…Helemnya unik dan antik. Btw…Kami hampir jatuh karena ada pengendara yang menghidari anak kecil di pinggir jalan. Kehilangan Jejak si“senyum manis deh.”. Lampu merah simpang empat berikutnya ada pak polisi berlari. Kami pikir bakalan nilang kami yang di klaksonin mobil karena hamir ketambrak. Eh, pas noleh kebelakang. Kami muka bengong dan beberapa detik kemudian tertawa. Si“senyum manis kena tilang gara – gara helem antik temannya”.

Kami makan dan minum jus. BETENYA saat mas  pnjul jusnya mengolokku karena menyum Alpukat dengan ALFUKAT (Nada baca Alquran). Duduk santai mau sms, Eh dicari Hpnya ILANG dan ternyata jatuh saat mondar-mandir di sebrang sana. PANIK pasti, ditelpon, diangkat, disuruh ngambil sekarang tapi begitu jauh jadi makan dulu sudah terlajur pesan.  TENANG sedikit. Setelah itu GALAU, nomor tak aktif.

“Coba aja dulu, mba, OPTIMIS

“Ok, kita ambil.” Padahal tak tau alamat dan tak punya nomor Hp yang mungut. Aku mengirim pesan ke nomorku. SYUKURLAH, dibalas dengan nomor lain. Disuruh menunggu didepan pengadilan setelah sholat magrib. Ok, kami juga mencari mushola, kebetulan aku ingat rumah seseorang yang kukenal di sekitar situ. ALHAMDULILLAH, KALAU REJEKI TAK KEMANA. Hpnya sudah ditangan dan lagi – lagi PULANG DENGAN TERSENYUM.

Samarinda, 13 Oktober 2012

Senin [15 Oktober 2012]

Pindahkan kesini catatan dari FB. Hehe FBnya mau di hapus. Buat kenang-kenangan save di sini 🙂

===

Mengapa harus seperti ini ?

Mengapa aku harus mengenalmu ?

Mengapa harus memiliki perasaan ini ?

Mengapa kita  harus bersama jika akhirnya harus terpisah ?

Pertayaan konyol yang selalu menghantuiku, aku tak tau harus menyalahkan keadaan atau diriku sendiri atas apa yang terjadi selama ini. Namun aku hanya bisa berusaha tegar meski dunia melihatku menangis. Aku hanya bisa berusaha tersenyum meski seluruh dunia melihatku bersedih.

Bukankah kau pernah berkata,  “Jangan pernah bersedih karenaku!” dan itu masih terus kulakukan, meski sejujurnya itu sangat sulit. Bukan karenamu aku begini tapi karena ketulusan ini. Jadi maaf jika aku tak sanggup menjadi yang kau inginkan.

Hari ini, seseorang mengingatkanku tentang dirimu. Maaf, bukan tak mau mengingat dirimu lagi tapi hati ini terlalu takut untuk menuntutmu kembali. Dia bertanya tantang dirimu, aku harus menjawab apa jika nyatanya aku memang tak tau apa-apa sekarang. Jangankan mendengar suaramu atau bertemu dengamumu. Hanya sekedar berkata “Hai” melalui pesan seluler saja sudah tak pernah. Bukan aku terlalu gengsi hanya aku tak ingin mengganggumu.

Aku harap kau baik-baik saja dan masih memiliki semangat yang luar biasa. Bukan kah kau ingin menggapai semua impianmu. Ya, kau pernah berkata padaku “Aku akan membuktikan pada semuanya bahwa aku mampu untuk menjadi apa yang mereka anggap mustahil.” Dan aku hanya menatapmu kagum, tersenyum dan mengaminkan agar itu terwujud. Meski kini kau tak bisa bercerita padaku lagi, tapi yakinlah bahwa doaku masih terus ada untukmu.

Oia, aku tadi siang mendapat panggilan kerja. Ya, lumayan mengisi waktuku di sela-sela kuliah. Harusnya aku mentraktirmu tanda bahagia sama seperti saat dulu aku menerima gaji pertamaku. Lain kali saja ya, saat ada takdir yang memungkinkan itu.

.

“Haiiii, Nurmie. Mengapa kau menangis! Harusnya kau tersenyum, harusnya kau bisa tenang belajar hari ini, ingat besok ada KUIS FISIKA INTI. Ayo, Semangat!” sepertinya boneka di kamar sedang mengomel mengalahkan teriakan hatiku yang galau. Aku menggaruk kepalaku kesal karena kalah main game. “Ah, Galauuu” teriakku kesal. Aku tak bisa menetralkan perasaan. Ditambah lagi ade di kos tiba-tiba memanggil dengan heboh. Aku kira ada apa, ternyata hanya ingin memberitahukan bahwa kau sedang online. Sungguh membuat sedih, karena aku tak bisa memperhatikanmu walau lewat dunia maya. Jahatnya dirimu memblokirku dulu. Sebegitu besarkah salahku padamu. Tolong beritahukan padaku karena aku tak pernah tau dimana, apa, kapan kesalahan itu terjadi. Ataukah semua hanya alasan saja.

MENYAKITKAN!!! Jika setiap orang-orang mengingatkan tentangmu. MENYEDIHKAN jika mengingat betapa besar usahaku bersikap biasa saja tapi dengan seketika kembali seperti ini.

“JADI APA YANG HARUS AKU LAKUKAN ? SIAPA YANG BERANI MENULARKAN GALAU INI PADAKU ? HUH.”

Tapi baiklah, semuanya pasti memiliki hikmah tersendiri. Tak ada yang sia – sia. Ini akan menguji kesabarku. Bukankan masalah akan mendewasakan seseorang. Yah, semoga saja begitupula denganku. Aku tau kita tak boleh terus terbayang-banyang masa lalu, namun kita juga tak bisa menghilangkannya karena masa kini tak kan ada jika tak ada masa lalu.  Aku berharap kelak ada hari yang lebih baik untuk memperoleh titik penjelasan kesalahanku, jika itu memang ada.

===

fitri

4minute – Heart To Heart (japanese Version)

yoku kiite sora sanai de watashi no me chan to mitesaikin kimi no taido hen ne?

doushite

taikutsu souna kao de itari hanashikata mo sokke nakutemae to wa chigau kimi ne doushite?

oshietetakusan nozomunde nai no mae no youni tada(Jihyun HyunA) Look into my eyes,

Please look at me nowwatashi wo mite,

OhLet’s have a Heart to Heart to Heart (talk)

otoko rashiku hanashitedaiji souna kurushi sounafurishite mo

Stay togetherLet’s have a

Heart to Heart to Heart (talk)

massugu watashi wo mite yosunao ni itte nikumasenai deima wa

Heart to Heartfutari

Heart to Heart to Heartmae wa yoku kureta serenaadeima ja “aishiteru” sae mo nakutekirai ni natta to kyori wo okou tohakkiri shite ima wa

Heart to Hearttaikutsu souna kao de itari hanashikata mo sokke nakutemae to wa chigau kimi ne doushite?

oshietetakusan nozomunde nai no mae no youni tada(HyunA SoHyun)

Look into my eyes, Please look at me nowwatashi wo mite,

OhLet’s have a Heart to Heart to Heart (talk)

otoko rashiku hanashitedaiji souna kurushi sounafurishite mo

Stay togetherLet’s have a

Heart to Heart to Heart (talk)massugu watashi wo mite yosunao ni itte nikumasenai deima wa

Heart toHeartfutari

Heart to Heart to Heartau tabi mata kimi wa iuwa tada “gomen” to…sou yatte mata owaraseyou to doushite?

onaji kotoba bakari de,

Ohima mo mukou de anata wo mite (Heart to Heart)watashi mo mata onaji kimochi (Heart to Heart)

Heart to Heart kimi no koto wo omou bakari…nee, doushite?

Let’s have a Heart to Heart to Heart (talk)

otoko rashiku hanashitedaiji souna kurushi sounafurishite mo

Stay togetherLet’s have a

Heart to Heart to Heart (talk)

massugu watashi wo mite yosunao ni itte nikumasenai deima wa

Heart to Heartfutari

Heart to Heart to Heart

Aishiteru By : Nakashima Mika

Ai shiteru ai shiteru ai shiteru anata dake wo

Ai shiteru ai shite iru soba ni ite kimi wo terasou

 

Kumorizora no yoru tsukiakari mo nani mo nakute

Anata no egao ga shunkan kieta you na ki ga shite

 

Yokei na koto kangaeru daiji na koto wa anata ga suki de

Watashi wo suki ga douka wa ii no ima dake wa

 

Ai shiteru ai shiteru ai shiteru anata dake wo

Ai shiteru ai shite iru soba ni ite kimi wo terasou

 

Arifureta kotoba anata ni wa wakaranai kedo

Daisuki sa kimi ga nante ureshisugiru tereru ne

 

Futari no koto kangaeru daiji na anata kono saki zutto

Watashi wo suki de iretara ii ne kono mama de

 

Ai shiteru ai shiteru ai shiteru anata dake wo

Ai shiteru ai shite iru soba ni ite kimi wo terasou

 

Tsumetai yoru ni KIRAMEKU yuki wo egaite kawaranai haikei no iro wo shiroku shite yuku

ah kagirareru kazarareru katarareru mukuwareru uhoo yoru ni naru mata asa ga kuru kara

 

do it. joy to love. love me. let it snow.

love it’s. holy night. love me anata dake wo

do it. fallin’ love. love me. let it glow.

love it’s Soba ni ite kimi wo terasou

 

do it. joy to love. love me. let it snow love it’s. holy night. love me.

Ai shite iru sobani ite

holy night always love

4minute – Ready Go lyrics

Kore ga, watashi no subete janai

Ima made miseta sugata mo zenbu

Dandan misete ageru wa shining star

Tsuyoi furi shinaide yo

 

At take down (down) beby ready up (now)

Mi tete koko de kantan kimi wa take down

At take down (down) beby ready up (now)

 

Mi tete hey beby torappingu torappingu taimushingu go

 

Ready go ready go ready go

Hajimaru no ima furangu supangu

Stand up stand up stand up

 

Nani mo kowakunaikara

 

Hey girl hey girl hey girl

 

Break dwon and fly and yumeminai

Kimi wa warau mikudasu yM nidakedo

 

Showt at go away

Showt at go away

Showt at go away now

 

Moeagaru no watashi no imMshon

Dare mo tomerarenai kono puressh

Amai ykwaku ni madowasa renai

Darenimo jama sa senai

 

At take down (down) beby ready up (now)

Mi tete koko de kantan kimi o take down

At take down (down) beby ready up (now)

 

Mi tete hey beby torappingu torappingu taimushingu go

 

Ready go ready go ready go

Hajimaru no ima furangu supangu

Stand up stand up stand up

 

Nani mo kowakunaikara

 

Hey girl hey girl hey girl

 

Break dwon and fly and yumeminai

Kimi wa warau mikudasu yM nidakedo

 

Showt at go away

Showt at go away

Showt at go away now

 

Watashi to mita tte mitai yo

Sonomichi o akete

Koko de kantan kimi o take down

Koko de kantan kimi o take down

 

Ready go ready go ready go

Hajimaru no ima furangu supangu

Stand up stand up stand up

 

Nani mo kowakunaikara

 

Hey girl hey girl hey girl

 

Break dwon and fly and yumeminai

Kimi wa warau mikudasu yM nidakedo

 

Showt at go away

Ready go ready go ready go (ready go)

 

Hajimaru no ima furangu supangu

 

Stand up stand up stand up

 

Nani mo kowakunaikara

 

Hey girl hey girl hey girl

 

Break dwon and fly and yumeminai

Kimi wa warau mikudasu yM nidakedo

 

Showt at go away

Showt at go away

Showt at go away now