02/02/14 (Minggu Pagi)


Camera 360

Kesibukan di pagi hari sama ade. Berisik, gaje, cekcok (?) mulut, meskipun begitu hidup berdua di kota ini harus saling perduli satu sama lain. Hehe—^^ === Aku mengucek mataku yang terasa sedikit bengkak. Mungkin aku kebanyakan tidur! pasalnya aku semalam tak menangis dan terlelap sebelum pukul sebelas. Beruntung aku tak meninggalkan sholat subuh. Aku terbangun saat azan masjid berkumandang, lalu kembali terlelap setelah menghadapa sang pencipta. Aku meraba sekelilinngku mencari ponsel. Benda putih milikku itu mati. Semalam aku lupa mematikan radionya, terbukti aku memang ketiduran. Jika tidak mana mungkin aku terlelap sebelum jarum jam menunjukan pukul 1 malam. Beberapa kali aku menarik udara lebih banyak dan menghembuskannya berlahan agar perasaan mengantukku sirna. Hari ini sepertinya akan cerah, lihat saja diluar sudah terang padahal ini belum pukul tujuh. Aku berdehem, duduk di pinggir ranjang, menggetak-gerakkan kepala karena leherku sedikit sakit. Aku meletakkan ponsel putihku di atas meja di sisi ranjang dan mencolok kabel untuk menyisi dayanya, lalu berjalan keluar kamar menuruni tangga ke kamar mandi. Membasuh wajah, menggosok gigi. Karena ini hari minggu mandi biasanya setelah bersih-bersih setiap inci bagian kost. Memasak nasi dengan rice cooker, lalu mencuci beberapa pakaian. Menyapu bagian dalam hingga teras kost, itu melelahkan tapi aku suka mengerjakannya karena aku senang sesuatu yang rapi dan bersih. Meski sesekali mengeluh karena hanya akulah penghuni kost satu-satunya yang melakukan itu. “Bangun de!” Gurutku di depan pintu membangunkan adikku. Dia tak bergerak apa lagi berdiri lalu membereskan tempat tidurnya. “Kamu.gak kerja hari ini? kamu lagi off? sudah jam 9 noh!” panjang lebar aku bertanya dia hanya ber’hm’ dan masih belum ada niat menikmati hari. Aku ber’uh’ dan membiarkannya. Aku beralih ke meja dapur untuk memotong beberapa jenis sayuran. Dua puluh menit semua menu sudah siap disantap. “De.” “hm…” “Bangun.” “Entar.” “Bangun mandi lalu makan.” ucapku lembut sedikit membujuk. “Gak lapar. Masih ngantuk.” “Astaghfirullah de, ini sudah hampir jam 9.” “AHH—masa, aku bisa telat dong!” paniknya berteriak, sedikit berlari keluar mengambil handuk dan keranjang peralatan mandi. *** “Bentar banget mandinya? mandi bebek ya?” “Ah. kamu sih gak bangunin” rasanya mau kujitak adikku yang hanya berbeda dua tahun dariku itu, tidak sopan tapi itu yangg membuat kami akrab dengan ketidak formal itu. “Yee, ade yang tidur kaya kebo.” aku duduk di ranjang memperhatikan ia memakai seragam kerja dengan terburu-buru. “Dasiku. Dasiku mana?” “Loh kok tanya sama aku? mana kutau semalam ade taruh mana?” “Ah telat! diomelin bos.” “Lagian hari minggu tetap kerja.” “Namanya juga resiko kerja. Dari pada aku leha-leha gak jelas.” “Ah, iya sih.” Ucapku membenarkan. “Ini, aku menyodorkan sebuah kain panjang kecil berwarna biru tua.” Aku mencarinya di setiap sisi lemari dan menemukannya hanya tergeletak di bawah selimut di tempat tidur. “Lain kali dibagusin biar gak pusing. Sekalian itu alarm buang aja gak fungsi sih.” ocehku menyindir kebiasaannya. “Udah deh kak. Jangan ngocek. Susah rapi nih masangnya” Aku berdecak dan meraih kerah bajunya. “Begini aja gak bisa rapi” Omelku membentuk dasi itu seperti pita. “Thanks” ia tersenyum setelah berkaca. “Ayoo makan dulu sebelum pergi.” “Nanti lebih telat.” “Belum. masih 20 menit kan?” “Iya deh. Lapar juga. Sekalian dibuat bekal nanti sore.” “Ih cerewet. Makan! biar aku yang sediakan bekalnya.” Aku memberikan piring dan sendok lalu sibuk membungkus makanan. … “Ade cepetan. Nanti telat beneran loh!” Aku menghidupkan mesin motor, ia berlari menenteng helem. “Ah, iya sabar coba.” Sebenarnya yang mau kerja dan sudah telat itu siapa, kok terkesan aku yang salah. Ah, tau ah gelap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s