Archive | 28 Desember 2014

Terima Kasih Kawan (SM3T)

Desember yang sibuk. Super lah kurasa. Gak apalah, yang penting harapan “September lebih bersahabat” terwujud. Meskipun ini bukan akhir tahun pertamaku jauh dari keluarga, tapi tahun ke-11 jauh dari keluarga kali ini ku lalui dengan teman-teman guru SM3T penempatan pengabdian Jayawijaya. Teman- teman yang luar biasa, agenda yang padat namun tetap terasa menyenangkan, cape yang teracuhkan. Libur sekolah libur mengajar, di sekolah. Sekolah libur masih ada rumah, belajar bisa dimana saja bukan?

Selain itu kami tak hentinya memikirkan agenda-agenda kecil –besar yang akan dilaksanakan selama kami di sini. Serta terus melakukan apa yang bisa dilakukan untuk perubahan, sesuatu yang berkesan dan bermanfaat.

Terus semangat kawan-kawan. Kalian modal utamaku untuk terus memompa semangat ini. Kalian juga yang menjadi teladan dan motifasi ketika segala rasa mulai menggelantung dipikiran dan hati hingga sesekali senyum ini mulai memudar.

Kalian obat terbaik ketika diri butuh hiburan. Lelucon terlontar, tawa memenuhi ruangan di malam yang semakin dingin. Pemandangan barisan diri kita berbaring di atas meja-meja sekolah menjadi hal yang biasa.

Dengan kalian segala rintangan seolah tak berarti, terlalui dengan mudah. Sesulit apa kita hari ini, jika kalian sudah melangkahkan kaki dan menunjukan tekat akan terlalui dansenyum kita bermekaran kembali.

Empat bulan sudah berlalu ya? Dulu kita tidak saling kenal. Bahkan tau ada mahluk luar biasa seperti kalian saja, aku tak yakin. Bersama kalian lengkap loh, aku bukan menghibur diri mengatakan ini. Apa kalian tidak merasakannya? Kesolitan kita semua adalah modal utama dan kita telah memperolehnya. Ku harap seterusnya bahkan lebih baik lagi.

Solit bukan berarti hanya karena kita pernah makan pakai daun/piring berdua bertiga. Bukan karena berdesak-desakan dalam kendaraan demi tak meninggalkan teman. Bukan karena sering berjalan kaki ramai-ramai. Bukan karena membatu satu sama lain. Bukan karen teman menangis ikut menangi. Di balik itu semua, aku melihat perasaan yang sama, keinginan yang sama dan tindakan yang sama untuk tujuan yang sama.