Teman Baru Menyenangkan (Salam Kenal)


Tuhan memang tau ya apa yang hambanya butuhkan. Baru beberapa hari ini jenuhku berlebihan terlebih ingin melakukan hal-hal seru sebelum setumpuk aktivitas sekolah di mulai. Tuhan menghadirkan 12 orang baru dalam beberapa hariku, bersama mereka menyenangkan.


9 Januari 2015, menjelang magrib. Salam, Siswanda dan Budi diajak oleh Irham ke Sekretariat kami (rumah guru SM3T –LPTK UNMUL dan UR di Jayawijaya yang disediakan oleh pemerintah).  Ketiga kawan baru itu sesungguhnya sudah bertemu denganku dan teman-teman di bandara Sentani—Jayapura, bahkan saat itu kami (guru SM3T UNMUL penempatan Jayawijaya) berfoto bersama rombongan mereka (guru SM3T UNNES penempatan Yahukimo).

Sebelum mereka pulang. Aku dan teman baru ini saling bertukaran nomor telpon.  Lalu esoknya bersama mereka saatnya wisata, heheh.


10 januari 2015 tujuan kami daerah Wosi dan Kurulu.

“Dengan senang hati jika mau ikut. Semakin rame kan semakin asik”

Begitu kira-kira isi pesan semalam. Dan, sesuai pesan juga yang menyatakan bahwa tempat berkumpul di rumah ibu Rais. Pukul 9 pagi aku dan Muti menuju tempat tersebut.

Kebetulan Muti belum sekalipun pernah ke daerah Kurulu dan seterusnya, sehingga aku akan menjadi temannya karena aku yang di tempatkan di sekolah Isaima (melewati Kurulu dan sebelum Wosi).


12 Januari 2015, Hari ini hari pertama masuk sekolah lagi, pagi-pagi aku kembali ke Isaima untuk melaksanakan tugas. Sepulang sekolah aku menuju kota karena akan melakukan pemeriksaan lagi di dokter gigi.

Ternyata, eh emang ya aku gak bisa kalau cuek sama sekitar. Mobil Strada yang melaju dan kaca mobil yang tertutup tak menghalangi pandanganku menangkap sesuatu yang tak asing. Jaket mereka yang bertuliskan ‘Yahukimo’ dengan warna huruf kuning membuatku tersenyum senang.

“Di sini saja pak. Ini ada teman-teman saya ingin ke Mumi.”

“Tidak jadi ke kota?”

“Jadi. Nanti saya sama mereka, lagipula saya tidak enak merepotkan bapak karena seharusnya tidak sampai kota dan masih ada pekerjaan.”

“Baiklah.”

Aku mengucapkan terima kasih dan tersenyum kepada sosok berwibawa kebapaan dan ramah itu, seseorang yang ku kenal sejak bulan pertama aku berada di sini, btw anaknya lulusan kedokteran UI loh (hehe bocoran, senyumnya manis lagi).

­­­­­­­


13 Januari 2015, pagi-pagi sekali aku kembali menuju Isaima untuk mengajar. Disela-sela mengajar ada pesan yang masuk, bertanya apa kaha aku masih di kota. Mereka ingin mengajakku keliling kota mencari oleh-oleh tangan. Sayang aku tidak bisa, karena sungkan untuk berbicara dengan rekan sepengabdianku, semalam aku sudah meninggalkan Wira sendiri di rumah dan dia begitu panik serta pagi ini aku medapatkan imbasnya.

Tuhan memang selalu mm=emberi kemudahan, karena telpon dari seorang teman yang membutuhkan bantuan di kota (sekretariat). Aku dan Wira menuju kota  sekitar jam 1 siang.

Sore ini, aku bertemu teman baruku lagi dan mencari buah tangan, mereka membeli beberapa benda khas Papua (Koteka, Noken, dll).


14 Januari 2015, mereka kembali ke Yahukimo. Enggak sempat ngucapin selamat jalan di bandara, tapi senang deh karena dapat sms info kalau mereka udah nyampe dengan selamat.


Ini dia beberapa moment bersama mereka :

DSC_0995

Numpang kendaraan yang lewat (cari gratisan, seru juga)

DSC_0381

Di dalam Goa Lokale

Haha5

Pasir Putih (Kurulu – Jayawijaya)

IMG_1152

Foto bareng sebelum masuk ke Goa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s