Arsip

Gigi Goyang Picu Infeksi Jantung

Sumber :

http://m.klikdokter.com/detail/read/1/115/gigi-goyang-picu-infeksi-jantung-#.UtYbf6MubCw.twitter

===
Gigi goyang biasa dialami anak-anak yang gigi susunya akan lepas. Meski demikian, bukan berarti orang dewasa tidak bisa mengalami gigi goyang. Kondisi tersebut bisa dialami di usia dewasa, namun dengan sebab berbeda.

Menurut drg Agung Krismariono MKes SpPerio, gigi goyang berawal dari penyakit gusi. Penyebab utama penyakit gusi adalah bakteri. ‘Bakteri tersebut menempel di permukaan gigi atau disebut plak,’ jelas spesialis periodontologi itu.

Plak terdiri atas berbagai macam mikroorganisme, di antaranya bakteri dan jamur. Sejatinya, kata Agung, mikroorganisme tersebut merupakan flora normal yang diperlukan untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Tetapi, jika terjadi gangguan keseimbangan antar-mikroorganisme itu, jumlahnya meningkat. ‘Jadi, yang semula merupakan flora normal dapat berubah patogen atau merusak,’ imbuh staf pengajar FKG Unair tersebut.

Namun, kondisi itu juga bergantung pada daya tahan tubuh setiap individu. Jika daya tahan tubuh baik, umumnya bakteri tidak mengakibatkan kerusakan. Sebaliknya, apabila daya tahan tubuh menurun, bakteri mengakibatkan peradangan pada permukaan gusi (gingivitis).

Jika kondisi tersebut dibiarkan, diperparah dengan kurangnya menjaga kebersihan mulut, tanpa disadari radang gusi dapat berlanjut menjadi gigi goyang (periodontitis). ‘Itu bahayanya. Sebab, penyakit gingivitis dan periodontitis umumnya tidak menimbulkan keluhan sakit seperti gigi berlubang,’ terang Agung.

Gigi goyang akan menyebabkan terjadinya perubahan posisi gigi. ‘Gigi menjadi jadi mrongos atau modot,’ ujarnya. Jika hal tersebut dibiarkan terus-menerus, gigi bisa lepas dengan sendirinya.

Selain itu, ada juga beberapa gejala gusi goyang. Misalnya, gusi mudah berdarah, terutama ketika sikat gigi; warna gusi memerah atau merah kebiruan; dan terjadi pembengkakan gusi atau pengerutan gusi.

Tidak hanya gigi goyang, jika bakteri terus dibiarkan, ia akan mengumpul pada celah gusi dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Di antaranya adalah infeksi jantung, paru, ginjal, pankreas, serta otak. ‘Hal itu akibat adanya toksin bakteri yang masuk ke dalam pembuluh darah dan mengikuti peredaran darah ke seluruh tubuh,’ papar ketua Ikatan Periodonsia Indonesia Komisariat Surabaya tersebut.

Pada kondisi kebersihan mulut yang baik, memang ada sebagian kecil bakteri yang masuk dalam peredaran darah. Namun, hal itu tidak membahayakan. Tapi, jika tingkat kebersihan mulut jelek, jumlah bakteri yang melekat pada permukaan gigi bisa meningkat 2-10 kali lipat. Dengan demikian, jumlah bakteri yang masuk dalam peredaran darah juga meningkat.

Ada dua macam tipe periodontitis. Yakni, periodontitis kronis dan agresif. Periodontitis kronis ditemukan pada usia 35 tahun ke atas. Penyebabnya adalah kebersihan rongga mulut jelek sehingga banyak plak dan karang gigi yang menempel pada permukaan gigi. Periodontitis agresif umumnya ditemukan pada usia sebelum 30 tahun. ‘Hal itu disebabkan adanya gangguan daya tahan tubuh,’ tuturnya.

Iklan

Inilah 5 Manfaat Bawang Putih

Sumber :

http://www.klikdokter.com/rubrikspesialis/read/19/gizi/2013/12/12/435/inilah-5-manfaat-bawang-putih#.UtdaLtIW1w9

===
KLIKDOKTER.com – Bawang Putih telah lama dikenal sebagai bahan makanan penyedap rasa dan penambah aroma makanan. Tidak semua menyukai baunya, namun konsumsi bawang putih dapat membantu kita menjaga kesehatan.
Diperlukan penelitian yang lebih jauh lagi untuk menegaskan efek kesehatan dari konsumsi bawang putih. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi bawang putih, adalah:
Menurunkan tekanan darah tinggi
Pada beberapa penelitian, konsumsi bawang putih ternyata dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 7-8% pada penderita tekanan darah tinggi (hipertensi). Bahkan pada mereka dengan tekanan darah normal, konsumsi bawang putih juga dapat menurunkan tekanan darah.

Mencegah pengerasan pembuluh darah
Konsumsi bawang putih dapat mengurangi efek pengerasan pembuluh darah yang sering terjadi dan meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Dengan menjaga tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah, maka bawang putih dapat berperan dalam melindungi jantung. Satu siung bawang putih setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan jantung kita.

Mencegah kanker saluran pencernaan
Mengkonsumsi bawang putih juga nampaknya dapat melindung saluran cerna dari kanker usus besar, kanker rektal dan kanker lambung. Mengkonsumsi 1 siung bawang putih setiap hari dapat membantu mencegah terjadinya kanker saluran pencernaan.

Mencegah gigitan kutu
Para peneliti menemukan bahwa frekuensi gigitan kutu pada mereka yang mengkonsumsi bawang putih lebih banyak menjadi lebih sedikit daripada mereka yang tidak mengkonsumsi bawang putih.

Mengobati infeksi jamur
Pengobatan infeksi jamur dengan jel bawang putih memberikan hasil yang memuaskan seperti pada pengobatan infeksi jamur dengan obat-obat antijamur yang sudah ada.

Pada sebuah penelitian di Department of Family and Social Medicine, Albert Einstein College of Medicine of Yeshiva University, Bronx, New York ditemukan juga bahwa bawang putih memiliki efek antipembekuan darah. Untuk itu, sebaiknya bagi mereka yang akan menjalani prosedur operasi, menghentikan konsumsi bawang putih 7-10 hari sebelumnya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.

Banjir Dan Penyakit Menular

Sumber :

http://m.klikdokter.com/detail/read/1/15031497/banjir-dan-penyakit-menular#.Utc7xtIW1w9

===

Klikdokter.com – Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Banjir berpotensi dapat meningkatkan penyebaran dari penyakit menular sepert berikut:

  • Water-borne diseases, seperti demam tipus, kolera, leptospirosis, dan hepatitis A
  • Vector-borne diseases, seperti malaria, demam berdarah dan demam berdarah dengue, demam kuning, dan Demam Nil Barat

Water-borne Diseases

Banjir dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi, namun risiko ini rendah kecuali ada perpindahan populasi signifikan dan sumber air yang terganggu. Dari 14 banjir besar yang terjadi secara global antara tahun 1970 dan 1994, hanya satu menyebabkan wabah penyakit utama diare –di Sudan, 1980. Hal ini mungkin karena banjir itu dirumitkan oleh perpindahan penduduk. Banjir di Mozambik pada bulan Januari-Maret 2000 menyebabkan peningkatan kejadian diare dan pada tahun 1998, banjir di Bengal Barat menyebabkan epidemi kolera besar (01, El Tor, Ogawa)

Faktor risiko utama untuk wabah yang berhubungan dengan banjir adalah kontaminasi fasilitas air minum, dan bahkan ketika hal ini terjadi, seperti di Iowa dan Missouri pada tahun 1993, risiko wabah dapat diminimalkan jika risiko diketahui dengan baik dan penyediaan air bersih sebagai prioritas. Di Tajikistan pada tahun 1992, banjir tanaman pengolahan limbah menyebabkan kontaminasi air sungai. Meskipun demikian, dilaporkan tidak ada peningkatan yang signifikan dalam kejadian penyakit diare. Sebuah topan di Kabupaten Truk, Dipercaya Wilayah di Pasifik pada tahun 1971 terganggu sumber tangkapan air dan memaksa orang untuk menggunakan berbagai sumber air tanah yang terkontaminasi dengan kotoran babi. Akibatnya, ada wabah balantidiasis, suatu protozoa usus. Sebuah siklon dan banjir di Mauritius pada tahun 1980 menyebabkan wabah demam tifoid.

Ada peningkatan risiko infeksi penyakit yang terbawa air ditularkan melalui kontak langsung dengan air yang tercemar, seperti infeksi luka, dermatitis, konjungtivitis, dan infeksi telinga, hidung dan tenggorokan. Namun, penyakit ini bukan termasuk epidemi yang rawan.

Infeksi epidemi yang rawan yang dapat ditularkan langsung dari air yang terkontaminasi adalah leptospirosis, sebuah penyakit bakteri zoonosis. Penularan terjadi melalui kontak kulit dan selaput lendir dengan air, tanah basah atau vegetasi (seperti tebu) atau lumpur yang terkontaminasi urin tikus. Terjadinya banjir setelah hujan deras memfasilitasi penyebaran organisme karena perkembangan tikus yang menumpahkan sejumlah besar leptospira dalam urin mereka. Wabah leptospirosis terjadi di Brazil (1983, 1988 dan 1996), di Nikaragua (1995), Krasnodar wilayah, Federasi Rusia (1997), Santa Fe, USA (1998) Orissa, India (1999) dan Thailand (2000). Kemungkinan bahwa perubahan lingkungan meningkatkan vektor (hewan pengerat) penduduk yang difasilitasi transmisi.

Vector-borne diseases

Banjir secara tidak langsung dapat menyebabkan peningkatan vector-borne diseases melalui ekspansi dari jumlah dan berbagai habitat vektor. Genangan air disebabkan oleh hujan deras atau limpahan sungai dapat bertindak sebagai pembibitan situs untuk nyamuk, dan karena itu meningkatkan potensi eksposur dari populasi yang terkena bencana untuk terkena infeksi seperti demam berdarah, malaria dan demam Nil Barat. Banjir awalnya mungkin dapat mem-”flush” perkembangbiakan nyamuk, tetapi akan datang kembali ketika air surut. Waktu lag biasanya sekitar 6-8 minggu sebelum timbulnya epidemi malaria.

  • Malaria epidemi di tengah banjir adalah fenomena yang terkenal di daerah endemis malaria di seluruh dunia. Sebagai contoh, sebuah banjir gempa bumi dan selanjutnya di wilayah Atlantik Kosta Rika pada tahun 1991 dan banjir di Republik Dominika pada tahun 2004 menyebabkan wabah malaria.
  • Banjir periodik terkait dengan El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dikaitkan dengan epidemi malaria di daerah pesisir kering di utara Peru dan dengan kebangkitan demam berdarah dalam 10 tahun terakhir di seluruh benua Amerika.
  • Demam Nil Barat telah terjadi di Eropa setelah hujan lebat dan banjir, kemudian menyebar ke Rumania tahun 1996-97, di Republik Ceko pada tahun 1997 dan Italia pada tahun 1998.

Risiko wabah tersebut meningkat dengan signifikan dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti perubahan perilaku manusia (paparan terhadap nyamuk meningkat saat tidur di luar, jeda sementara dalam kegiatan pengendalian penyakit, kepadatan penduduk), atau perubahan habitat yang meningkatkan kuantitas daripada sarang nyamuk (longsor, deforestasi, pembendungan sungai, dan pengalihan rute air).

6 Makanan Perparah Maag

Sumber :

http://klikdokter.com/healthnewstopics/read/2013/11/12/15031869/6-makanan-perparah-maag#.UtVjZdKSzng

===

Klikdokter.com – Bila Anda sering merasa perih pada perut kiri atas terutama bila telat makan, mungkin Anda menderita penyakit maag. Penyakit maag terjadi akibat produksi asam lambung berlebihan sehingga asam lambung tersebut akan melukai dinding lambung, Tingginya asam lambung ini yang menyebabkan penderita akan merasa perih pada bagian lambungnya. Produksi asam lambung ini dapat meningkat terutama jika dipicu oleh:

  1. kondisi stres,
  2. telat makan dan
  3. mengkonsumsi makanan-makanan tertentu yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Nah. bagi penderita maag, seyogyanya wajib untuk mengetahui makanan-makanan yang sebaiknya dihindari dan yang baik untuk dikonsumsi. Karena beberapa makanan dan minuman pada kenyataannya terbukti ada yang dapat meningkatkan asam lambung sekaligus dapat memperparah kondisi penyakit maag Anda.

Berikut 6 jenis makanan-makanan:

1.  Makanan yang banyak mengandung gas:

  • lemak hewani,
  • sawi,
  • kol,
  • nangka,
  • pisang ambon,
  • kedondong,
  • buah yang dikeringkan dan
  • minuman bersoda.

2.  Makanan yang merangsang keluarnya asam lambung:

3.  Makanan yang sulit dicerna membuat pengosongan lambung lebih lambat;

4.   Makanan makanan yang merusak dinding lambung:

  • Cuka,
  • pedas,
  • merica dan
  • bumbu yang kuat dan bersifat asam (acid).

5.  Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah:

  • Alkohol,
  • coklat,
  • makanan tinggi lemak dan
  • gorengan.

6.  Sumber karbohidrat:

  • Beras ketan,
  • mie,
  • bihun,
  • bulgur,
  • jagung,
  • singkong,
  • tales,
  • serta dodol.

Pengosongan lambung normalnya terjadi rata-rata dalam waktu 3 jam setelah pengisian dengan makanan. Bagi penderita maag diharapkan antara waktu makan pagi ke makan siang dan makan siang ke makan malam mengkonsumsi makanan ringan supaya lambung tidak kosong, karena walaupun lambung kosong, asam lambung akan terus diproduksi sehingga dapat menyebabkan perut perih karena asam lambung tersebut akan mencerna dinding lambung itu sendiri akibat kondisi lambung dalam keadaan kosong.

10 Makanan untuk Memperbaiki Mood

Sedih
Jika Anda membutuhkan dorongan kebahagiaan, cobalah konsumsi minyak ikan untuk meningkatkan kesehatan otak dan suasana hati. Minyak ikan tak hanya kaya dengan asam lemak Omega-3, yang membantu mengurangi depresi, perasaan negatif dan suasana hati, namun salmon dan tuna juga merupakan sumber vitamin B12, yang membantu meningkatkan suasana hati.

Takut
Banyak orang menderita fobia, mulai dari yang umum (seperti acrophobia – takut ketinggian) hingga yang khusus (seperti arachibutyrophobia – takut terhadap selai kacang). Mungkin pola makan Anda perlu diperiksa. Penelitian menunjukkan, kekurangan folat dapat menyebabkan ketakutan irasional dan kecemasan berlebihan, jadi cobalah tingkatkan asupan folat Anda – sama seperti memperbaiki suasana hati dengan Omega-3 – dengan mengonsumsi alpukat.

Marah
Lain kali saat merasa marah, cobalah konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian untuk membantu menenangkan Anda. Penelitian menunjukkan, Omega-3 dapat mengurangi perilaku agresif pada orang dewasa dan anak-anak dengan masalah perilaku yang parah, sementara penelitian di Jepang menyarankan wanita yang sedang marah untuk mengonsumsi zinc. Untuk memenuhi asupan nutrisi, konsumsilah kenari dan biji rami, yang banyak mengandung zinc dan asam lemak Omega-3.

Cinta
Punya janji kencan dan ingin mengubah suasana hati? Cobalah makanan kaya zinc untuk merangsang libido dan meningkatkan keinginan. Sementara tiram merupakan aphrodisiac (zat yang dapat meningkatkan hasrat seksual) yang terkenal karena jumlah zinc yang tinggi, jika Anda bukan penggemar moluska berlendir tersebut, cobalah kerang, kacang pinus, atau biji labu.

Malu
Kita semua perlu meningkatkan kepercayaan diri dari waktu ke waktu, dan untungnya Anda mendapatkan uluran tangan untuk mengurangi rasa malu. Peneliti di McGill University di Montreal menemukan bahwa makanan yang mengandung tryptophan (asam amino esensial) membuat orang merasa lebih percaya diri. Sumber terbaik untuk tryptophan yakni daging (terutama ayam), ikan seperti salmon dan tuna, dan kacang-kacangan.

Patah hati
Banyak orang mengonsumsi cokelat untuk mengatasi patah hati, dan itu bukanlah hal yang buruk. Cokelat mengandung banyak zat kimia untuk mengurangi kesedihan, seperti magnesium yang membuat santai, anandamide yang menenangkan dan phenylethylamine yang meningkatkan suasana hati. Cobalah konsumsi cokelat gelap (tapi secukupnya!) untuk mengoptimalkan kesehatan.

Gelisah
Jika Anda akan menghadapi wawancara atau presentasi, cobalah ganti kopi di pagi hari (yang dapat membuat Anda gelisah) dengan teh herbal. Efek chamomile yang menenangkan begitu kuat hingga dapat mengurangi gangguan kecemasan ringan hingga sedang, jadi cobalah secangkir teh chamomile untuk membantu mengurangi kegelisahan.

Stres
Apakah Anda merasa kewalahan karena hari yang sibuk atau merasa stres setelah bekerja, cobalah konsumsi beberapa blueberry untuk mengatasi stres. Blueberry tinggi vitamin C, yang dapat membantu tubuh mengatasi stres tingkat tinggi. Juga dilengkapi dengan antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh Anda.

“Otak berkabut”
Jika Anda merasa bingung, tidak fokus, pelupa, atau pikiran Anda berjalan lambat, berikan otak Anda dorongan dengan minum secangkir teh hijau. Sekitar 80 persen otak kita terdiri dari air, minum air dapat membantu otak Anda tetap terhidrasi dan berfungsi optimal. Teh hijau juga membantu menjaga kewaspadaan Anda dengan mengatur kadar gula darah, membantu melindungi otak dan mengurangi resiko demensia (gejala yang disebabkan oleh gangguan otak).

Lesu
Apakah Anda merasa lesu karena kurang tidur atau hanya merasa lesu, minum jus bit dapat menghidupkan kembali energi Anda. Ubi bit memiliki kadar gula tinggi dan banyak nutrisi berenergi seperti magnesium dan vitamin C. Lebih jauh lagi, para peneliti di University of Exeter menemukan bahwa jus ubi bit memungkinkan orang berolahraga kembali hingga 16 persen.