Arsip

Kak Junot

Yamie1

Aku sering memanggilnya kak Junot atau kak Hesa. Nama itulah yang pertama ku tau saat mengenalnya. Aku mengenalnya 2010, awal tahun.
Saat itu aku telah menghapus Facebook lamaku dan membuat yang baru. Saat mencari teman-temanku aku menjadikannya teman.  3 Hari dikonfirmasi dan ternyata aku salah orang.

Grafik onlinenya dia itu titiknya berjauhan. Seminggu sekali baru chat denganku. Kami memutuskan untuk berkomunikasi lewat ponsel saja. Dan Alhamdulillah sampai sekarang. Meskipun dia tidak menggunakan FBnya lagi, atau telah membuat ulang lalu tak terurus lagi, namun komunikasi itu masih terus ada. Semoga nanti 2014 aku akan bertemu dengannya mendengarkan suaranya secara langsung, dan mengobrol denganya secara langsung. Amin

===
Kak Junot kuliah di Jakarta. Jika liburan ia akan ke Surabaya dan sekitarnya.


12/01/2014

Kak junot minat baanget sih ke Kaltim.
Nanya mulu gimana caranya jadi pengajar di daerah terpencil, lulus juga belum kak. Hehe. Alasanya simpel “Kakak pengen aja. Biar gak cuma hura2 bareng temen di kota. Apa lagi Jakarta bikin bosan.”

“Serius kak? yakin? milihnya yg terpencil lagi.”

“Yakin dong. Kenapa enggak? kayanya ada tantanganya banget deh kalau daerah terpencil. Menemukan kehidupan yang¬†lain. Hehe”

“Kenapa Kaltim kan banyak daerah lain kak?”

“Pengen ke sana lagi.”

“Tapi kan kak Junot waktu itu ke Banjar bukan Kaltim itu kak.”

“Ah. Iya ya. Tapi kakak maunya di daerah terpencil. Tempat Mi aja ya.”

Hahaha, kak junot sesuatu sekali.


Oktober 2014

 

 


10/11/2014

Hari ini aku bicara banyak dengan kak Junot. Berbagi hal jadi topik. Terkhusus ‘Hari pahlwan’.