Arsip

NR – Dilema

Aku tau kamu bohong. Aku berpura-pura tidak mempermasalahkannya tapi sedih ini tak bisa terhindari. Yah, kamu gak nyadar dan gak ngerasa pernah bohong karena kamu kurang peka. Okey, ini hanya sebuah bumbu perjalanan, kecewa itu wajar jadi aku tetap senyum.

Sebenarnya yang mana yg harus kupercaya. Dia? Kamu? Atau diriku?

Aku pernah benci keadaan yang memaksaku berada dihari-harimu, bahkan saat kau bertanya ‘apa aku menyukaimu’ dengan lantang kujawab ‘aku tak tau’. Karena saat itu memang itu yang kurasakan. Jika kujawab tidak, aku takut akhirnya aku menyukaimu. Jika iya aku takut perasaan yang terasa hanya sementara.

Seiring waktu, aku belajar mengerti dan ternyata aku berusaha menyukai. Tapi, kini aku menjadi ragu. Lagi dan lagi terlalu banyak hal yang membuatku dilema lalu sesekali berpikir untuk berhenti kini. Dan aku semakin ragu.